7 STRATEGI MARKETING YANG TIDAK LEKANG OLEH WAKTU

Artikel ditulis oleh :

Danie
Danie
Co-founder dari ActiveFunnel.id. Berawal sebagai marketer rudyngacademy.com, kini Active Funnel melayani marketing untuk coach, trainer, hingga entrepreneur. Saya sangat menyukai menulis dan fotografi terutama street photography.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin

Table of Contents

Ada satu pepatah dari Bill Gates yang sangat terkenal, yaitu,

IF YOUR BUSINESS IS NOT ON THE INTERNET
THEN YOUR BUSINESS WILL OUT OF BUSINESS

Dengan kata lain, jika Anda tidak secara aktif memasarkan bisnis Anda melalui platform digital, maka sama saja seperti ilustrasi seperti ini, saat orang lain sudah berjalan, Anda masih santai-santai. Saat orang lain sudah berlari, Anda masih berjalan. Saat orang lain sudah sampai di tempat Anda baru berlari. Maka hasilnya Anda terlewat sangat jauh dengan bisnis-bisnis yang sudah masuk digital yang mungkin saja itu adalah pesaing Anda. Customer-customer yang seharusnya bisa menjadi customer Anda, malah diambil semuanya oleh pesaing yang sudah bukan lagi satu langkah di depan Anda, melainkan jauh beberapa langkah di depan Anda karena mereka sudah lebih dulu masuk digital.

Namun permasalahannya, terkadang digital marketing bisa terlihat cukup rumit. Hal ini bisa mempengaruhi para pengusaha untuk tidak merencanakan bisnisnya untuk go digital, atau sudah mau go digital, tapi mundur lagi begitu melihat adanya tantangan.

Itulah mengapa adanya blog ini untuk membantu para pengusaha mengambil langkah awal untuk go digital dengan cara membedah 7 strategi digital marketing yang paling dasar.

Content Marketing

Content marketing adalah tulang punggung Internet. Apapun yang Anda lihat di Internet baik itu blog, gambar, video, animasi, dll itu adalah content. Bisa dibilang content marketing adalah strategi marketing yang paling penting karena segala macam strategi membutuhkan content. Ada 2 alasan utama kenapa content marketing bermanfaat bagi semua bisnis:

    1. memberikan edukasi kepada calon customer atau prospek tentang bisnis kita. Untuk apa orang membayar Anda jika mereka tidak tahu apa yang mereka beli? Inilah fungsi utama content, yaitu untuk mengedukasi calon customer tentang bisnis kita.
    2. Content memberikan kesempatan untuk Anda bisa menguasai pasar bisnis Anda. Semisal, jika saya bertanya, merek handphone apa yang menjadi nomor 1 saat ini? Banyak dari Anda menjawab Oppo dan Vivo, tapi sedikit yang menjawab Nokia. Ya kan? Tapi jika saya bertanya, merek handphone apa yang paling terkenal zaman kakek-nenek kita? Semua orang akan serentak menjawab “NOKIA!

      Kenapa demikian? Karena saat ini merek Oppo dan Vivo lah yang sangat sering muncul melalui content-content entah itu gambar, atau video iklan, dan akhirnya merek itulah yang saat ini menguasai benak customer dan akhirnya menguasai pasar. Masuk akal?

Berikut ini 5 ringkasan dari content marketing;

1. Blogging

Menulis artikel adalah salah satu contoh blog yang sangat membantu dalam terhubung dengan customer maupun calon customer.

Contoh orang yang sedang mencari artikel tentang permesinan, mencarinya di blog permesinan, orang yang sedang mencari artikel tentang memasak, mencarinya di blog memasak, orang yang sedang mencari artikel tentang digital marketing, bisa mencarinya di blog Active Funnel (*becanda ya… hahahah…)

2. Menciptakan Link bait

Link bait memiliki arti bagaimana kita membuat content yang sangat menarik sehingga content creator lainnya ingin menautkannya. Tujuan utama Link Bait adalah menarik backlink (atau bisa juga disebut dengan inbound link, yaitu link yang mengarah kepada situs Anda yang berasal dari situs lain). Link bait bisa berupa:

      • Berita,
      • Studi berdasarkan data,
      • Visual,
      • Content Kontroversial,

Menarik inbound link dapat berguna untuk:

      1. mendatangkan traffic ke situs Anda dari situs yang menautkan.
      2. menaikkan peringkat situs Anda. Hal ini membantu menghasilkan traffic organik.

3. Video Content

Survey membuktikan,

      • 51% professional marketer di seluruh dunia menyebut video sebagai content marketing dengan ROI (Return on Investment) terbesar
      • 64% konsumen melakukan pembelian setelah menonton video
      • Penayangan video content bermerek meningkat 258% di Facebook dan 99% di Youtube per Juni 2017

4. Membuka Webinar

Membuka Webinar bisa menjadi bentuk content yang sangat efektif untuk membangun Brand Awareness dan Product Knowledge.

5. Podcast

Semenjak Covid-19, banyak influencer, artis, bahkan sampai orang-orang yang tadinya tidak terkenal mendadak terkenal akibat membuka podcast. Atau bisa juga muncul di podcast orang lain.

Email Marketing

Email marketing adalah salah satu strategi marketing yang sangat powerful karena merupakan saluran komunikasi langsung antara Anda dan customer potensial Anda. Berawal dari mendapatkan email customer kemudian Anda harus mencari cara untuk memasarkan kepada semua customer list Anda tanpa mengirim spam kepada mereka. Berikut langkah-langkah email marketing:

1. Lead Magnet

Anda tidak bisa memasarkan dengan email marketing jika Anda tidak punya email customer. Cara tersimpel untuk mendapatkan email customer adalah dengan Lead Magnet.

Lead Magnet memiliki arti barang atau jasa apa yang sangat berharga yang bisa Anda berikan kepada customer sebagai ganti email mereka. Semisal, Anda dimintai email sebagai ganti e-book gratis, video e-course gratis, tiket webinar, cheat sheet, kupon diskon, dll.

Intinya, lead magnet adalah sesuatu yang berharga yang berkaitan dengan bisnis Anda.

2. Segmentasi

Setelah Anda mendapatkan email mereka, tujuan utamanya adalah dua, yaitu,

      1. hard selling, atau,
      2. membangun Brand Awareness

Untuk melakukannya, Anda harus mengelompokkan daftar email Anda berdasarkan sumber email yang masuk supaya lebih terpersonalisasi dan tertarget, hal inilah yang disebut segmentasi.

3. A/B Testing

Setelah Anda mensegmentasikan, waktunya untuk melakukan split testing. Split testing (A/B testing) memiliki arti membagi elemen konversi menjadi dua atau lebih untuk mengetahui mana yang memiliki konversi yang lebih tinggi atau lebih baik.

4. Autoresponder

Autoresponder adalah langkah terakhir dalam email marketing yang akan menghemat waktu dan tenaga Anda. Begitu prospek Anda memberikan email mereka sebagai ganti dari “umpan“, Anda bisa membuat email campaign yang akan mengirimkan email otomatis tanpa harus Anda yang melakukannya.

Search Engine Optimization (SEO)
SEO adalah proses memaksimalkan jumlah traffic ke situs web Anda dengan memastikan bahwa situs tersebut muncul di urutan teratas dalam daftar hasil yang ditampilkan oleh search engine. SEO bisa terlihat rumit dan membingungkan, tetapi dasar-dasarnya cukup mudah dipelajari.
 

Di bawah ini adalah inti dari SEO.

1. Keyword

Anda perlu mengetahui kata kunci apa yang paling sering dicari target market Anda sebelum Anda dapat mengoptimalkan pencarian itu.

Riset kata kunci membantu Anda menemukan topik penelusuran tersebut.

2. On Page Seo

On page SEO mengacu pada pengoptimalan konten pada halaman web. Saat Anda menulis konten untuk situs Anda, Anda ingin konten itu memiliki peluang mendapatkan rangking terbaik di search engine.

3. Off Page SEO

Jika on page SEO mengoptimalkan content pada halaman web, off page SEO mengoptimalkan content di luar halaman web.

Off page SEO mencakup hal-hal seperti mempromosikan content melalui media sosial.

Conversion Rate Optimization

Persentase pengunjung website yang menetap dan melakukan sesuatu di halaman tersebut seperti bertransaksi, mendaftar sebagai member, atau membaca artikel sampai habis itulah nilai konversi. Sementara, proses yang dilakukan untuk meningkatkan nilai konversi dari sebuah website disebut CRO (Conversion Rate Optimization).

CRO dapat dikatakan sebagai kombinasi dari UI atau user interface, dan UX atau user experience, serta copywriting. Kita menggunakan copywriting untuk menyampaikan pesan dan kemudian menggunakan elemen desain UI dan UX untuk mempermudah pengunjung mencapai tujuan mereka dan kita mendapatkan nilai konversi.

Ada beberapa strategi dasar untuk mengoptimalkan nilai konversi.

1. Web Design

Seperti namanya, web design adalah langkah awal CRO, dimana kita mempercantik penampilan website kita sehingga orang betah berlama-lama melihat website kita.

Mana website dibawah ini yang membuat Anda betah untuk berlama-lama?

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempercantik website:

      • design modern,
      • testimonial,
      • review,
      • contact CS,
      • logo perusahaan ternama yang pernah kerja sama dengan perusahaan Anda,
      • jumlah customer yang pernah bertransaksi dengan Anda,
      • dll

2. Pengoptimalan headline

Mengoptimalkan headline adalah yang paling mudah dari semuanya. Bagaimana kita bisa menarik pengunjung untuk terpancing dengan content kita melalui headline yang menarik. 

3. CTA (Call to Action)

CTA atau Call to Action adalah kesempatan terbaik untuk Anda memberitahu pengunjung di web Anda action apa yang harus mereka ambil dan mengapa mereka harus melakukannya. Halaman awal Netflix adalah contoh CTA yang menarik bin sederhana namun efektif.

4. Social Proof

Sederhananya, social proof adalah alasan yang dapat menjelaskan mengapa antrian panjang akan bertambah panjang, keadaan yang ramai akan semakin ramai, dan sesuatu yang dilakukan banyak orang juga akan dilakukan oleh orang lainnya.

Jika dalam e-commerce Anda pernah melihat entah itu di pojok kanan bawah, pojok kiri bawah, atau pojok atas (intinya di pojok), ada popup notifikasi nama customer yang sudah membeli produk A, itulah social proof.

Social Media

Social media marketing adalah strategi marketing yang paling populer di antara yang strategi marketing yang lain karena strategi ini adalah yang paling mudah dan simpel untuk dilakukan.

Social media adalah cara yang bagus untuk berkomunikasi dengan audiens Anda saat ini, tetapi komunikasi saja tidak cukup untuk menumbuhkan brand atau bisnis. Anda membutuhkan orang-orang untuk share tentang brand atau bisnis Anda dengan teman mereka (dan teman dari teman).

Tapi bagaimana Anda share tentang brand atau bisnis Anda dengan followers mereka? Social media!

1. Pilih platform yang tepat

Jangan membagikan content-content Anda di Facebook jika target market Anda generasi Z atau milenial. Generasi milenial adalah generasi yang banyak aktif di Instagram, jadi pilihlah platform yang tepat untuk membagikan content-content.

2.Tingkatkan engagement

Mengolah reputasi Anda melalui sosial media yang aktif dapat meningkatkan poin-poin positif dalam bisnis Anda.

Iklan Berbayar

Terkadang dalam marketing, Anda perlu memberi untuk mendapatkan. Iklan berbayar adalah tempat Anda membayar pihak ketiga untuk beriklan di space yang mereka miliki. Beberapa yang mungkin paling familiar adalah Google Adwords dan Facebook Ads.

Berikut beberapa platform periklanan berbayar yang paling populer.

1. Google Adwords

Google Adwords adalah bentuk iklan berbayar yang menerapkan sistem pay per click (PPC), di mana Anda membayar setiap kali seseorang mengklik iklan Anda yang ditampilkan di Jaringan Penelusuran Google.

2. Youtube Ads

Youtube memiliki lebih dari 1 miliar pengguna dengan lebih dari 1 miliar jam video ditonton setiap hari. Hal ini berarti banyak orang yang dapat Anda jangkau dengan iklan Youtube.

3. Facebook Ads

Facebook ads dikenal sebagai bentuk iklan digital yang efektif dan murah. Ketika berbicara tentang strategi digital marketing, Facebook ads biasanya akan menjadi salah satu dari beberapa pilihan pertama yang disebutkan karena kinerjanya yang baik.

4. Retargeting

Jika seseorang membuka situs web Anda dan kemudian pergi tanpa transaksi apapun, mereka bisa hilang selamanya. Tapi jika Anda memiliki retargeting, Anda dapat terus beriklan kepada orang tersebut sampai mereka siap untuk membeli atau biasa dikenal dengan follow up.

Ingat!
Orang baru melakukan closing setelah mendengar tentang bisnis Anda 5 hingga 12x. Yang sering menjadi permasalahan adalah, Sales baru melakukan follow up tidak sampai 5x sudah menyerah, itulah kenapa tidak terjadi closing. Masuk akal?

Influencer Marketing

Pernahkah Anda membeli barang atau memesan jasa karena rekomendasi dari teman atau saudara Anda?

Nahhh… Anda membeli produk yang direkomendasikan oleh teman karena Anda mempercayai mereka karena mereka adalah teman Anda, itulah influencer marketing. Jadi intinya, influencer marketing adalah transaksi yang terjadi karena rekomendasi dari orang lain.

Influencer marketing dapat memiliki efek luar biasa pada bisnis Anda selama satu produk Anda benar-benar bermanfaat.

Satukan semuanya
menjadi
funnel digital marketing

Lalu bagaimana caranya menggabungkan semua strategi diatas ke dalam rencana yang akan menghasilkan ROI untuk bisnis Anda?

Bangun marketing funnel

Kenyataannya, jarang sekali calon customer yang melihat iklan atau mengunjungi situs web Anda untuk pertama kalinya dan kemudian langsung berubah menjadi customer. Marketing funnel membawa calon customer dari yang sama sekali tidak tahu tentang brand Anda, menjadi leads, dan pada akhirnya menjadi customer setia.

Seperti inilah peta marketing funnel terlihat:

Hal pertama yang Anda lakukan adalah Anda menggunakan SEO, content marketing, social media untuk menarik orang masuk ke kedalaman funnel Anda yang pertama (Awareness). Kemudian email marketing dan CRO untuk mengkonversi menjadi prospek atau calon customer (Interest dan Desire). Dan terakhir, iklan berbayar dan retargeting untuk mengubah prospek menjadi customer, maka terjadilah Action/sales.

Sebagai catatan, digital marketing terus berubah dan berkembang, tidak ada yang tahu pasti strategi mana yang akan berhasil. Yang dapat Anda lakukan adalah belajar dan terus belajar sehingga Anda tahu strategi mana yang lebih baik.

Ingat!

Ilmu yang baik adalah ilmu yang dipraktekkan.

Mana strategi marketing yang menjadi favorit Anda? Tulis di kolom komentar ya!

Bagikan jika Anda rasa artikel ini bermanfaat...

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin